Pada tanggal 14 September 2023, segenap mahasiswa KKN Fakultas Filsafat Unwira Kupang yang berada di Paroki Fatuoni mengadakan kunjungan ke SD Nonotbatan yang berlokasi Desa Motadik. Mereka disambut dengan penuh gembira oleh Bapak Kepala Sekolah dan segenap guru-guru SD Nonotbatan. Salah seorang mahasiswa, Fr. Aloysius Wudi, menyampaikan maksud bahwa, “tujuan kunjungan mereka pada saat itu yakni untuk memberikan pengajaran mengenai pentingnya pengenalan terhadap literasi dasar bagi anak SD semisal membaca, menulis, menghitung, kemampuan memahami, berbicara dan menyimak. Mengapa? Karena literasi dasar merupakan dasar yang harus dimiliki seseorang sebelum mereka mengetahui dan mengenal materi yang lebih kompleks. Jelasnya.”

Usai menyampaikan tujuan kedatangan mereka, mahsiswa diantar menuju ruangan kelas. Kedatangan mereka pun disambut dengan gembira oleh anak-anak. Mereka sangat bersemangat dan antusias ketika mahasiswa KKN memberikan pengajaran mengenai literasi dasar. Sebelum memberikan pengenalan literasi lebih lanjut salah seorang mahasiswa Ferdinandus Ovan Gawo menjelaskan arti literasi kepada anak-anak SD dengan bahasa yang mudah dimegerti bahwa “Literasi adalah kemampuan kita untuk membaca, menulis, berbicara, menghitung”, tegasnya. Dalam kesempatan itu mahasiswa menemukan beberapa anak yang perlu diperhatikan dan dibimbing secara khusus dalam hal berhitung, menulis dan membaca. Adapun suhu udara di SD Nonotbatan sangat panas sehingga proses belajar anak-anak SD kurang kondusif. Paulus salah seorang siswa SD Nonotatan mengatakan “kami kurang nyaman untuk belajar karena suhu udara yang panas, namun demi masa depan dan sebagai generasi penerus bangsa dan gereja kami akan tetap berjuang apapun situasinya.” Katanya penuh semangat.

Setelah kegiatan pengajaran kepada anak-anak, segenap mahasiswa duduk diskusi bersama kepala sekolah dan beberapa guru, dan mereka menegaskan akan pentingnya literasi untuk anak sekolah dasar. Pada kesempatan itu Fr.Sekundus Ikun, mengatakan bahwa “Anak-anak SD Nonotbatan sungguh bersemangat dan berminat mengetahui dan mengejar apa yang menjadi impian mereka. Namun menjadi kendala adalah kurangnya buku dan penataan ruangan pojok baca di dalam kelas atau perpusatakaan, sarana dan prasaran. Selain itu, ada beberapa anak yang perlu dibimbing dalam hal membaca, menulis, berbicara dan juga menghitung” katanya.


Melihat kelebihan dan kekurangan ini maka segenap mahasiswa KKN Fakultas Filsafat Unwira Kupang menawarkan beberapa solusi bahwa “perlu adanya kegiatan literasi rutin baik pagi maupun sore. Juga perlu kerja sama antara orang tua dan guru-guru dalam pembiasan kegiatan membaca di rumah maupun di sekolah serta penambahan buku-buku perpustakaan.” Tawaran solusi yang disampaikan oleh mahasiswa diterima dengan baik oleh Pak Kepala Sekolah SDN Nonotbatan, Sebastianus Fouk, S.Pd, “kami sangat berbangga dan bersyukur atas kunjungan ini dan tawaran mengenai kekurangan yang ada pada SD Nonotbatan ini akan ditindaklanjuti. Ini merupakan hal penting sebab sumber daya manusia yang kurang kompetitif, daya saing kerja yang lemah disebabkan sejak usia dini ketika lemahnya minat baca, prasarana yang kurang serta kurangnya kerja sama antara orang tua dan guru yang merupakan peran penting bagi perkembangan anak-anak. Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih banyak.” Katanya.