Pertemuan Bersama Kakanwil Kemenkumham Jadi Bagian Persiapan PSA V Fakultas Filsafat UNWIRA

Kupang — Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang mengadakan pertemuan bersama tim Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kakanwil Kemenkumham) sebagai bagian dari rangkaian persiapan kegiatan PSA V yang akan diselenggarakan pada 4–6 Juni mendatang. Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ibu Oce Yuliani Boymau bersama tim Kakanwil Kemenkumham, panitia PSA V, serta pengurus BEM Fakultas Filsafat UNWIRA.

Pertemuan ini secara khusus membahas berbagai kemungkinan kerja sama, dukungan kegiatan, hingga arah diskursus yang akan diangkat dalam agenda PSA V. Dalam kesempatan tersebut, pihak Kemenkumham menyatakan kesiapan untuk turut ambil bagian dan membangun kolaborasi bersama panitia demi mendukung kelancaran kegiatan.

PSA V dirancang tidak hanya sebagai ruang akademik, tetapi juga sebagai wadah refleksi sosial terkait persoalan kemanusiaan di wilayah perbatasan, khususnya di Nusa Tenggara Timur. Diskursus yang akan dilaksanakan nantinya direncanakan membahas isu-isu perbatasan dari berbagai perspektif, mulai dari budaya, ekonomi, sosial, hingga hak asasi manusia (HAM).

Dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan rencana kehadiran Menteri HAM dalam salah satu agenda kegiatan PSA V. Kehadiran kementerian diharapkan dapat memperkuat substansi pembahasan sekaligus membuka ruang kolaborasi berkelanjutan antara dunia akademik dan pemerintah dalam mengkaji persoalan-persoalan kemanusiaan di daerah perbatasan.

Fakultas Filsafat UNWIRA berharap kegiatan PSA V dapat memiliki keberlanjutan dan mampu mendorong lahirnya kajian lintas disiplin mengenai isu perbatasan dan HAM. Di sisi lain, pihak Kemenkumham menilai bahwa kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk membangun ekosistem baru dalam pengembangan kajian HAM di wilayah perbatasan serta memperkuat keterlibatan berbagai pihak dalam membangun kesadaran sosial dan kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur.