Bali – Prestasi memukau kembali diraih mahasiswa Universitas Katolik Widya Mandira Kupang dalam ajang nasional Dewata Essay Competition 3 (DEC 3) yang diselenggarakan oleh Ruang Inovasi Sains dan Karya Ilmiah (RISKI) bekerja sama dengan Universitas Dhyana Pura . Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 2–3 Mei 2026 di Kampus Universitas Dhyana Pura Bali tersebut diikuti oleh peserta dari 60 universitas di seluruh Indonesia yang berasal dari 20 provinsi.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, Marius Rivaldo Luan Atamukin , mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang , berhasil mengharumkan nama kampus melalui karya ilmiahnya yang berjudul “Penggunaan Artificial Intelligence dalam Ranah Pendidikan: Tinjauan Virtue Ethics Aristoteles.” Tulisan tersebut berhasil membawa dirinya lolos sebagai finalis dan bersaing bersama mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia.
Melalui gagasan yang diangkat, Marius membahas penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan dengan pendekatan filsafat moral Aristoteles, khususnya melalui konsep kebajikan etika atau etika etika. Dalam esainya, ia menekankan pentingnya penggunaan teknologi secara bijaksana dan beretika agar perkembangan AI tetap mendukung pembentukan karakter, nilai moral, dan kualitas pendidikan manusia. Tema-tema tersebut dinilai menarik dan relevan dengan perkembangan zaman karena menghubungkan kemajuan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan.
Atas pencapaian tersebut, Marius berhasil meraih Juara Favorit Poster pada tema pendidikan sekaligus memperoleh Bronze Medal atau juara ketiga pada subtema yang sama. Prestasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa UNWIRA mampu bersaing secara akademik di tingkat nasional serta mampu melahirkan ide-ide kritis dan inovatif dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi modern.
Meski belum berhasil melaju ke tahap perebutan juara umum, pencapaian tersebut tetap menjadi kebanggaan tersendiri bagi kampus maupun daerah asalnya. Keikutsertaan Marius dalam kompetisi nasional ini ikut memperkenalkan nama Universitas Katolik Widya Mandira Kupang di kancah lomba esai nasional dan menunjukkan kualitas mahasiswa dari Nusa Tenggara Timur dalam bidang akademik dan penelitian ilmiah.
Prestasi yang diraih diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, aktif dalam kegiatan ilmiah, serta berani berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional. Selain itu, keberhasilan ini juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus berpikir kritis, kreatif, dan inovatif dalam menghadapi perkembangan teknologi di era modern.