PENTAS SENI MAHASISWA UNWIRA KUPANG DAN ISFIT DILI BERLANGSUNG MERIAH

Batugade, 28 November 2023-Kegiatan PPKM di stasi Batugade, Paroki Balibo, Keuskupan Maliana di Timor Leste  berubah semarak pada Jumat malam. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan PPKM selama kurang lebih satu minggu. Dalam kesempatan itu para Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira  (UNWIRA) Kupang bersama dengan mahasiswa Instituto Superior De Filosofia E De Teologia (ISFIT) Dili  menampilkan ragam pertunjukan seni, seperti bernyanyi dan bermusik.

Pentas seni yang terjadi pada hari Jumat, 28 November itu semakin menjadi istimewa sebab dihadiri oleh Pastor Paroki, Bruder dan umat stasi Batugade. Selain itu pada kesempatan penampilan, umat lingkungan stasi Batugade terutama kaum remaja dan anak-anak juga mendapat bagian untuk membawakan acara seperti membacakan puisi, bernyanyi dan tari kreasi.

Selain menampilkan bakat, acara ini juga menjadi ruang interaksi sebab  para dosen dan orang tua dapat mengenal kreativitas mahasiswa dan anak-anak mereka yang turut berperan dalam membawakan acara.

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga menyertakan moment untuk membacakan hasil lomba debat bahasa Inggris yang telah berlangsung pada hari senin tanggal 24 dan selasa tanggal 25 November lalu. Panitia  menyampaikan apresiasi kepada para pemenang lomba debat bahasa Inggris/International English Debate Competition.

Frater Efron Nggode yang merupakan salah satu mahasiswa dari Fakultas Filsafat UNWIRA yang ikut membawakan acara menyatakan bahwa acara ini merupakan kesempatan untuk menunjukan bakat sekaligus moment mengembangkan bakat yang dimiliki.  Pengalaman ini tidak hanya menjadi kenangan yang sukacita, tetapi juga dorongan untuk terus berkarya, berani mencoba hal baru, dan menjadi pribadi yang semakin percaya diri.

“Kegiatan malam pentas Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira  (UNWIRA) Kupang dan mahasiswa Instituto Superior De Filosofia E De Teologia (ISFIT) Dili  ini tidak sebatas kegiatan rekreasi semata  tapi merupakan saat saling mengenal dan menyapa lewat kehadiran kita semua di tempat pentas. Disana kita saling mengenal bukan saja bakat-bakat tetapi juga merasakan kesatuan,  seperti pada makna tema  In Illo Uno Unum : Di Dalam Yang Satu, Kita Menjadi Satu” tegasnya.