Belu, 19 November 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang melaksanakan pelatihan jurnalistik bagi siswa-siswi kelas V dan VI SDK Nanaeklot Silawan pada hari ketiga program KKN mereka, Kamis (19/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula SDK Nanaeklot Silawan ini diterima dengan baik oleh Kepala Sekolah, Pedro Mau Guteres, beserta dewan guru. Dalam sambutannya, Kepala Sekolah menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN.
“Kakak Frater, terima kasih sudah datang mengunjungi kami di sekolah ini. Saya sangat senang bisa latihan menulis dengan kakak frater,” ujar Netrin, salah satu siswi kelas VI, yang turut menyemarakkan suasana penyambutan.
Pelatihan jurnalistik kali ini dirancang khusus dengan pendekatan yang lebih ringan dan kontekstual. Materi difokuskan pada dua hal: menulis pengalaman pribadi dan menulis doa spontan.
“Kami meminta siswa menulis pengalaman sehari-hari, seperti bangun tidur, membantu orang tua, atau pengalaman lain yang dekat dengan mereka. Selain itu, kami juga mengajak mereka menulis doa spontan,” jelas Frater Vitus, salah satu anggota KKN.
Pemilihan tema doa spontan ini memiliki relevansi khusus, mengingat sebagian besar peserta, terutama dari kelas V, sedang mempersiapkan diri untuk menerima Komuni Pertama dalam Gereja Katolik.
Kegiatan ini mendapat kunjungan dan apresiasi langsung dari Dosen Pembimbing KKN, Romo Sipri Senda, Pr. Sambil memantau jalannya pelatihan, Romo Sipri memberikan beberapa masukan untuk kelancaran kegiatan.
Antusiasme peserta terlihat jelas selama sesi menulis. Frater Vitus menambahkan, “Hasil tulisan mereka bagus sekali, dengan huruf yang rapi. Beberapa sangat serius dan menghasilkan tulisan yang panjang.”
Di sela kegiatan, ice breaking dilakukan untuk menyegarkan suasana sebelum akhirnya acara ditutup dengan pengumpulan hasil tulisan, pembagian permen, dan foto bersama. Sebelum berpisah, Kepala Sekolah SDK Nanaeklot, Pedro Mau Guteres, memberikan peneguhan dan nasihat, khususnya kepada mahasiswa KKN yang merupakan calon imam.
“Adik-adik semua, rawatlah panggilan kalian seperti pohon yang ditanam dan menghasilkan buah. Artinya, kalian harus bertumbuh dan berbuah, sehingga hasilnya dapat dinikmati bersama,” pesannya. Kegiatan pelatihan jurnalistik ini diharapkan dapat memantik minat baca-tulis serta mengasah kreativitas siswa SDK Nanaeklot Silawan.