ATAMBUA-Selasa 8 September 2026 anggota kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Filsafat Widiya Mandira Kupang mengadakan pelatihan jurnalistik di Sekolah Dasar Inpres (SDI) Wesasuit, Desa Kabuna, Kecamatan Kakuluk Mesak, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan yang berlangsungkan pada pukul 08.00-09.30 WITA tersebut, bertujuan meningkatkan kemampuan literasi dan keterampilan menulis siswa-siswi SDI Wesasuit, khususnya bagi siswa kelas V dan VI. Rancangan Kegiatan jurnalistik direncanakan untuk diprioritaskan pada siswa-siswi kelas V dan VI. Dalam kegiatan tersebut, para siswa dan siswi diajari materi mengenai cara menulis buku diari atau catatan harian sebagai salah satu bentuk latihan mengekspresikan pengalaman dan perasaan melalui tulisan.
Sebelum kegiatan dimulai, para siswa-siwi terlebih dahulu diajak untuk berdoa dan membaca Kitab Suci. Para mahasiswa juga mengajak siswa berdiskusi dengan memberikan pertanyaan sekitar pengertian dan fungsi buku diari dalam kehidupan sehari-hari. Dwison salah seorang anggota kelompok KKN bagian jurnalistik menyampaikan kepada siswa mengenai betapa pentingnya menulis buku harian dan bahwa catatan harian sangat sederhana karena berkaitan dengan pengalaman-pengalaman harian.
Kepala SDI Wesasuit, Veronika Ilisama, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan menulis sebenarnya sudah diperkenalkan kepada siswa melalui pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Namun, kemampuan siswa dalam menulis masih perlu terus dilatih dan dikembangkan karena murid-murid masih belum sepenuhnya menguasai cara menulis secara detail. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan pengalaman tambahan bagi siswa, terutama dalam membiasakan diri menulis secara rutin. Menulis diary juga dapat menjadi sarana bagi siswa untuk menuangkan pengalaman yang mereka alami setiap hari.
Gloria Sandica Sopawa, salah seorang siswa kelas VI SD menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa karena menurutnya kegiatan itu membuatnya bisa megetahui betapa pentingnya menulis buku harian/diary setiap hari. “Dengan menulis buku harian, saya bisa menyimpan pengalaman-pengalaman terindah dalam hidup untuk terus diingat“ ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN berharap siswa SDI Wesasuit semakin tertarik untuk membaca dan menulis. Kebiasaan sederhana seperti menulis diary setiap hari diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang gemar menulis serta mampu menyampaikan gagasan dan pengalaman mereka melalui coretan di atas kertas putih setiap hari.(Wensislaus Jandi)