Inkulturasi yang benar antara Ajaran Gereja dan Budaya: Tim PKM Bidang Budaya Fakultas Filsafat Unwira melakukan Sosialisasi Budaya di Kapela St. Mikhael Arkanjo

Haliwen-Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bidang budaya melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat hari kedua di Kapela Santo Mikhael Arkanjo, Haliwen pada Selasa, 08/09/2026. Kegiatan tersebut ditujukan kepada umat dan masyarakat di ketiga Lingkungan paroki St. Yohanes Pemandi-Haliwen yaitu lingkungan Kristus Raja Lesipu, Yohanis Paulus Bandara, dan Arnoldus Jansen Karantina.

Kegiatan sosialisasi dilakukan sebagai bentuk pengabdian dari para dosen dan mahasiswa kepada masyarakat yang adalah umat Gereja, teristimewa sebagai bentuk usaha untuk menemukan jembatan antara ajaran resmi gereja dan warisan budaya leluhur. Tujuan utama dari kegiatan sosialisasi dan pengabdian masyarakat adalah agar masyarakat mampu mempraktekkan inkulturasi  antara ajaran resmi gereja dan warisan budaya yang diturunkan oleh para leluhur dengan baik dan benar sesuai terang iman Gereja Katolik.

Dok.publikasi.pkm.

Dalam sesi tanya jawab dengan umat, Bapak Yoseph Primus mewakili suara dari orang tua memberi pendapat bahwa beberapa hal dari adat memang tidak bisa diubah tapi bisa dikurangi. Ada banyak orang yang belum menikah karena adat istiadat yang masih terlalu kaku dalam praktek-prakteknya. Ada juga Alvaro Monteiro Gama mewakil suara orang muda mengatakan bahwa sosialisasi ini penting untuk menyadarkan umat tentang pentingnya menyelaraskan adat dengan tuntutan ekonomi dan keadaan masyarakat.

Romo Anton Pr sebagai pemateri menambahkan “pernikahan adat memang perlu dipertahankan sebagai warisan budaya, namun menjadi keliru kalau umat atau masyarakat Katolik merasa puas kalau pernikahan adat sudah cukup dan dianggap sah tanpa pernikahan Gereja. Budaya tidak dihilangkan tetapi disempurnakan”. (Richard Sonbay)