Sabtu, 15 November 2024 . Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira Kupang sebanyak 11 orang melaksanakan pertemuan dengan dosen pembimbing. Dalam pertemuan tersebut ada beberapa pembahasan yang disampaikan oleh para dosen yaitu Pak Norbert, Pater Peter dan Romo Patris kepada mahasiswa sebagai bentuk program dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema “Keluarga dan Problem Perkawinan”. Berdasarkan tema tersebut para dosen memberikan arahan kepada para mahasiswa agar mampu mendedikasikan ilmu dengan belajar, melihat dan membaca realitas yang terjadi pada masyarakat di Paroki Fransiskus Xaverius Wini. Pertemuan para mahasiswa dan dosen bertujuan untuk meneliti, mengkaji tentang problem, yang sering terjadi di dalam keluarga melalui ilmu filsafat
Problem yang terjadi dalam lingkungan masyarakat khususnya problem perkawinan membuat para mahasiswa diharapkan agar mampu mengkaji persoalan-persoalan dengan pendekatan filsafat_masyarakat: subjek dan objek penelitian. Masalah yang terjadi dalam keluarga tentu akan berdampak bagi anak-anak. Maka mahasiswa diharapkan mampu memberikan sumbangan intelektual bagi masyarakat. Pertemuan dan pembahasan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dengan pendekatan filosofis berdasarkan budaya.
Berkaitan dengan pertemuan tersebut para dosen memberikan penjelasan kepada mahasiswa dengan beberapa hal pokok saat melakukan penelitian lapangan dan observasi. Hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut ini; Hal pokok yang disampaikan oleh pak Norbert secara teknis dan substansial mahasiswa dapat membuat jadwal kegiatan berdasarkan kondisi umat dan menanggapi persoalan sebagai mahkluk yang berkesadaran dan berintelektual dengan konsep belajar sekaligus mengajar. Hal pokok kedua dijelaskan oleh Pater Peter, mahasiswa sebelum melakukan kegiatan harus survei tempat, melakukan dialog dengan umat supaya kegiatan efektif, setiap kegiatan harus ada pemberitaan, selama kegiatan harus berkomunikasi dengan baik, melakukan katekese dengan mengundang para tokoh adat sebagai sumber primer dan para mahasiswa dapat membangun relasi antar manusia dengan menganalisis dengan ilmu filosofis dan ilmu kultural. Hal pokok terakhir dibahas oleh Romo Patris dengan ide-ide pokok, Romo menyampaikan kepada mahasiwa agar selalu membuat kesimpulan dalam semua kegiatan-kegiatan yang dilakukan dengan metode pendekatan relasi antar suku, komunitas dan organisasi.
Dengan demikian, para dosen berharap agar mahasiswa dapat merealisasikan setiap kegiatan-kegiatan selama Kuliah Kerja Nyata (KKN) bersama masyarakat di Wini dengan satu tujuan memberikan hal positif dan bermanfaat dalam keberlangsungan hidup masyarakat. Pertemuan ini sekaligus menjadi refleksi intelektual dan esensi laporan kegiatan dari kelompok mahasiswa (KKN) selama berada di Wini. “Kehadiran kita: belajar dan mengajar” (Arnoldus Lamatokan)