HALIWEN, 9 September 2026 — Kelompok Kuliah Kerja Bermasyarakat (KKBM) mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang mulai melaksanakan sejumlah program kerja yang telah dirancang bersama di wilayah Haliwen, Rabu (9/9/2026). Teriknya matahari tidak menyurutkan semangat para mahasiswa. Sejak pukul 08.00 WITA, seluruh peserta KKBM mulai menjalankan tugas yang telah dibagi ke dalam dua kelompok kerja.
Kelompok pertama yang terdiri atas 13 mahasiswa bertugas mengerjakan pembangunan Taman Literasi-Numerasi di SMP Haliwen. Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah para dosen pendamping KKBM bersama ketua tim melakukan koordinasi dengan pihak sekolah. Pembangunan Taman Literasi-Numerasi tersebut ditujukan untuk menciptakan ruang belajar yang menarik sekaligus mendorong minat siswa dalam membaca dan berhitung. Selain mendukung kegiatan literasi dan numerasi, keberadaan taman ini diharapkan dapat menambah keasrian, kebersihan, dan keindahan lingkungan sekolah.
Pada waktu yang sama, kelompok kedua melaksanakan sejumlah pekerjaan di beberapa fasilitas publik. Kegiatan tersebut meliputi perbaikan papan nama SDN Weliurai, SDK Wehor, dan Kapela Hati Tersuci Maria Weliurai. Kelompok ini juga mengerjakan 20 papan penunjuk arah yang akan dipasang di sejumlah titik di wilayah Paroki Santo Yohanes Pemandi, Haliwen.
Pelaksanaan program kerja tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengaktualisasikan ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan di Fakultas Filsafat dalam kehidupan bermasyarakat. Kegiatan KKBM diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih luas kepada masyarakat bahwa filsafat tidak hanya berkaitan dengan teori, materi perkuliahan, dan kemampuan berpikir logis, tetapi juga dapat diwujudkan melalui tindakan nyata yang bermanfaat bagi kehidupan bersama.
Lebih dari sekadar menjalankan program kerja, kegiatan tersebut menjadi bentuk kehadiran dan dedikasi mahasiswa Fakultas Filsafat UNWIRA di tengah masyarakat Haliwen. Melalui kerja bersama, para mahasiswa berupaya membangun relasi dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitar. (Fr. Yosi Molo)