Atapupu, 16 November 2025 – Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang mengadakan kegiatan Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) di Kapela Stasi St. Markus Ainban, Atapupu. Para mahasiswa yang juga merupakan para frater tiba pada Sabtu, 15 November 2025, dan disambut hangat oleh umat setempat.
Pada Minggu, 16 November 2025, para mahasiswa bersama umat mengikuti perayaan ekaristi di Kapela Stasi St. Markus Ainban. Misa dimulai pukul 08.00 WITA dan dipimpin oleh Romo Anton Kapitan, Pr, sementara homili dibawakan oleh Romo Patris Neonnub, Pr. Keduanya merupakan dosen Fakultas Filsafat UNWIRA sekaligus pendamping KKBM. Hadir pula dalam perayaan tersebut Pastor Paroki Stella Maris Atapupu, Romo Gregorius Sainudin Dudi, Pr. Dalam sambutannya, Romo Gregorius-yang akrab disapa Romo Goris-mengajak umat untuk mendukung dan menjaga para frater selama kegiatan berlangsung. “Jagalah mereka seperti anak kalian sendiri,” pesannya.
Usai misa, dilanjutkan dengan pertemuan antara mahasiswa KKBM, para dosen pendamping, umat Kapela Stasi St. Markus Ainban, serta Pastor Paroki Stella Maris Atapupu, Romo Gregorius Sainudin Dudi, Pr. Pertemuan tersebut membahas agenda kegiatan yang akan dilaksanakan selama dua minggu ke depan. Adapun agenda kegiatan KKBM mencakup berbagai kegiatan, antara lain; Kunjungan ke sekolah-sekolah (SD–SMA), Kegiatan bersama umat seperti katekese dan pendalaman iman, Kerja bakti sosial, Pendampingan Orang Muda Katolik (OMK) dan SEKAMI, Serta beberapa kegiatan pastoral lainnya.
Umat menyambut rencana kegiatan tersebut dengan antusias. Romo Goris juga mengajak seluruh umat untuk ambil bagian dan bekerja sama demi kelancaran seluruh program. Setelah pertemuan, acara diakhiri dengan makan bersama. Para mahasiswa kemudian kembali ke rumah keluarga masing-masing untuk melanjutkan proses live-in selama kegiatan KKBM berlangsung. Kegiatan KKBM ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran pastoral bagi para frater serta mempererat hubungan mereka dengan umat di Kapela Stasi St. Markus Ainban, Atapupu.