Mena- Jumat, 15/09/2023. Demi membina iman para remaja katolik yang berada di sekitaran paroki Mena, para mahasiswa terus bergiat untuk melakukan kegiatan katekese Bulan Kitab Suci Nasional. Kegiatan katekese difokuskan kepada kategori SMP; dan Sekolah-sekolah SMP yang sudah mendapat pelayanan bina iman BKSN ialah; SMP Satu atap Unina, SMP Oesoko, SMP Mausak, SMP Heut’utan, SMP Ketapan, SMPN 2 Bisel dan SMP Satu Atap Negeri Oesusu.
Sebelumnya pada Kamis, 14/09/2023, sebelas mahasiswa semester VII, Fakultas Filsafat Unwira Kupang yang bertugas di paroki St. Filomena Mena, sudah memberikan katekese untuk kategori SMA.

Gambar.1 SMP Negeri II Biboki

Gambar.1 Pendalaman Kitab Suci (Siswa-siswi SMP Mausak)
Setiap SMP memiliki keunikannya masing-masing. Secara khusus yang ditemukan oleh salah satu fasilitator katekese (Fr. France) di SMP Satu Atap Negeri Oesusu. Dual hal unik yang ditemukan adalah pertama, para guru dan siswa-siswi begitu semangat dan antusias dalam berkatekese, mengikutinya dengan cermat, dan mereka begitu kreatif dalam membangkitkan semangat melalui yel-yel yang menggugah hati, yang dipandu langsung oleh Bpk. Leo Banusu, salah satu guru IPA di sekolah itu; Adanya kuis Kitab Suci dan sedikit hadiah yang disiapkan mahasiswa, membuat mereka berlomba-lomba untuk ambil bagian dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan bina iman tersebut; karena kegiatannya sangat sistematis, maka setelah doa penutup, dilanjutkan dengan sepata kata dua dari kepala sekolah untuk menyampaikan kesannya atas kegiatan yang telah berlangsung. Dengan ini mahasiswa sangat bangga untuk respon positif dari pihak sekolah untuk kegiatan yang dimaksud. Kedua, adanya budaya literasi membaca Kitab Suci. Kebiasaan itu dibuat sebelum para murid melaksanakan kegiatan belajar. Literasi membaca Kitab Suci dimulai pukul 07.15-07.30 WITA. Ketika ditanya tentang tujuan apa diadakan kegiatan literasi, Kepala Sekolah SMP Satap satu Negri Oesusu, atau yang dikenal dengan Bpk. Maximus Mau Spd, menjabarkan secara jelas bahwa,
“Tujuan diadakan kegiatan seperti itu yakni untuk membantu mereka mendalami iman, agar mereka bisa berakhlak dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, mereka dapat bertumbuh dalam iman akan Kristus dengan cara berliterasi membaca Kitab Suci; karena tampa itu kita sulit untuk mengatasi persoalan dunia sekarang. Selanjutnya beliau mengatakan bahwa untuk bagian penalaran, mereka dibantu dengan kegiatan belajar mengajar. Sedangkan untuk lingkungan, kami sudah menghimbau orangtua/wali murid untuk mengatur jadwal sedemikian rupa bagi anak-anak dirumah, dengan orientasi dasar ialah agar anak-anak dilatih untuk disiplin, ujar beliau” di depan teras SMP Satu Atap Negri Oesusu, Jumad (15/09/23.)

Gambar 2. Pemberian hadiah berupa buku untuk salah satu siswa SMP Satu Atap Negeri Oesusu

Gambar 3. Kepala Sekolah SMP Satu Atap Negeri Oesusu (Bpk. Maximus Mau Spd) sedang memberi kesan atas kegiatan bina iman yang sudah terlaksana dengan baik.
Selebihnya, Bpk. Maxi menambahkan sedikit tentang profil singkat SMP Satu Atap Negri Oesusu; di mana sekolah tersebut berdiri sejak 2007, di bawa pelindung St. Arnoldus Janssen dan tepat bernaung di desa Humusu Oekolo kecamatan Insana Utara, Kab. TTU. Dengan terdiri dari 12 pengajar, 2 pegawai, dan 1 penjaga keamanan, bukan menjadi hambatan melainkan sekolah ini bisa mentertipkan sebanyak 172 siswa, yang terbagi ke dalam rombongan belajar kelas VI AB, VII AB, serta VII AB. Adapun dua sekolah pendukung SMP ini yakni: SDN Oesusu, dan SDK Oekolo. (Fr. France Longginus Goo)