BATUGADE -Tim peneliti gabungan dari Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang dan Instituto Superior de Filosofia e Teologia (ISFIT) Dili kembali melanjutkan kegiatan penelitian hari kedua, pada Senin (14/9) bertempat di lokasi yang sama dengan hari pertama, yakni di Dusun Lotan, Desa Maudeku, Batugade, Timor Leste.
Kegiatan penelitian lapangan dimulai tepat pada pukul 08.00 TLT. Sebelum memasuki tahapan wawancara bersama para narasumber, tim peneliti terlebih dahulu melakukan pengamatan singkat terhadap proses pembangunan rumah adat suku Mane Hat. Pada kesempatan tersebut, dosen peneliti dari ISFIT Dili, RD. Louis Gouveia Leite, juga menyempatkan diri untuk mewawancarai ketua suku dan beberapa tokoh adat suku Uma Mane Hat. Wawancara awal ini bertujuan untuk menggali informasi tambahan yang komprehensif mengenai prosesi adat dalam pembangunan rumah serta berbagai hal yang berkaitan dengan konsep “Lulik”.
Memasuki agenda utama, tim peneliti yang terbagi ke dalam tiga kelompok mewawancarai tiga narasumber utama, yaitu penjaga rumah adat, tokoh adat setempat, dan seorang warga perempuan yang menetap di sekitar kawasan yang dianggap “Lulik”.
Salah satu narasumber, yakni Mama Jacinta Pereira dos Santos, membagikan wawasannya kepada tim mengenai mitos asal-usul Lulik. Dalam penuturannya, ia memaparkan bagaimana masyarakat setempat mulai mengenal konsep tersebut melalui cerita mitos, beserta dampak positif maupun negatif yang dipercaya dapat timbul dari keberadaannya.
Rangkaian kegiatan penelitian lapangan pada hari kedua ini ditutup dengan sesi evaluasi dan arahan singkat dari dosen peneliti perwakilan Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang, RD Siprianus S. Senda. Arahan tersebut menyoroti berbagai aspek yang perlu dipertahankan serta catatan-catatan teknis yang harus ditingkatkan demi memastikan keberhasilan proyek penelitian ini ke depannya.
Setelah sesi penelitian lapangan resmi berakhir, para mahasiswa yang tergabung dalam tim peneliti tidak langsung beristirahat, melainkan melanjutkan aktivitas dengan menyusun dan merapikan seluruh kelengkapan data yang telah berhasil dihimpun selama proses wawancara berlangsung. (Fr. Joaquin Fahik)