Pameran Buku di Istana Presiden Timor Leste

Comunidade dos Paises da Lingua Portugesa (Komunitas Negeri Berbahasa Portugis) atau CPLP meliputi sembilan negara termasuk Timor Leste. Dalam rangka ulang tahun ke-26, CPLP Timor Leste merayakannya dengan salah satu kegiatan yaitu pameran buku yang berlangsung di halaman istana Presiden Timor Leste (15-17/7).

Antonio Viera, salah seorang staf CPLP, yang diwawancarai menjelaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk umum. Selain pameran buku, ada juga panggung hiburan. “Pameran buku ini bertema “O livro e’ uma jenela para o Mundo (satu Buku Merupakan satu jendela untuk Dunia). Tujuannya adalah promosi kepada generasi muda untuk membaca buku. Kita ingin mengajak dan mendorong generasi muda supaya terbiasa membaca buku. Buku adalah jendela dunia.” Jelas mantan frater Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui Kupang yang meninggalkan seminari sejak referendum tahun 1999.

Mantan frater Keuskupan Dili itu mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka ulang tahun ke-26 komunitas negara-negara berbahasa Portugis. Buku yang dipamerkan sebagian besarnya bertema sejarah politik dan budaya Timor Leste yang ditulis dalam bahasa Portugis, Tetum, dan Inggris. Ada pula buku yang dikhususkan bagi anak-anak. “Diharapkan agar para pelajar dan mahasiswa sebanyak mungkin hadir dalam pameran buku ini, membeli dan membaca. Harganya terjangkau. Penting sekali bagi generasi muda untuk mencintai buku.” Harap Antonio yang menyelesaikan pendidikannya di Portugal dan Inggris itu. Sebagai mantan frater Seminari Tinggi Santo Mikhael Penfui Kupang yang pernah mengalami iklim akademis dengan perpustakaan yang lengkap waktu itu, Antonio juga mengungkapkan harapannya untuk bekerjasama dengan Seminari Tinggi Santo Mikhael atau Fakultas Filsafat di masa depan.

Terlihat dalam pameran ini pelajar SMA dan mahasiswa yang hadir dengan pelbagai kegiatan atraksi. Kegiatan ini diramaikan oleh panggung hiburan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *