MAHASISWA PPKM FAKULTAS FILSAFAT UNWIRA DAN ISFIT DILI MENGGELAR SEMINAR DI LINGKUNGAN ST ANTONIUS PADUA PAROKI ATAPUPU KEUSKUPAN ATAMBUA

Seroja,17 November 2025-Mahasiswa Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira  (UNWIRA) Kupang bersama dengan mahasiswa Instituto Superior de Filosofia e de Teologia (ISFIT) Dili gelar seminar dengan umat lingkungan St Antonius Padua Paroki Atapupu Keuskupan Atambua dengan tema “In Illo Uno Unum: Kerinduan Untuk Hidup Dalam Keharmonisan.

Seminar pada hari senin, 17 November itu merupakan realisasi dari program pengabdian masyarakat atau PPKM dari mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira dan ISFIT Dili.

Peserta kegiatan pelatihan tersebut adalah umat Katolik lingkungan St Antonius Padua, Paroki Atapupu, Keuskupan Atambua yang terdiri dari kaum remaja, orang muda dan orang tua.

Rm DR Oktovianus Naif Pr yang adalah Narasumber pertama dalam kegiatan tersebut menegaskan bahwa untuk mencapai kesatuan dan keharmonisan orang harus hidup dalam kerukunan. Semangat  In Illo Uno Unum  “Di Dalam Yang Satu, Kita Menjadi Satu”,  mengingatkan kita bahwa kaum beriman dipersatukan oleh Yang Satu, maka kita harus berani berdiri sebagai pribadi-pribadi yang mempersatukan, bukan memecah belah. Kita diajak untuk merangkul, bukan menolak, membangun kehidupan yang harmoni, bukan pertentangan.

Dalam kesempatan selanjutnya Bapak Francisco Assuncao Carceres Ms.Psi yang adalah Narasumber kedua, menggaris bawahi tentang misi gereja yang sejatinya merupakan tugas semua kaum  beriman untuk mewartakan kabar sukacita Yesus Kristus. Sebagai contoh misalkan  dalam  Keluarga hidup saling berbagi kebaikan merupakan contoh jembatan meraih kesatuan dan keharmonisan.

Usai pemaparan materi, umat dan mahasiswa yang adalah peserta kegiatan tersebut antusias mengajukan pertanyaan kepada Narasumber, dan langsung dijawab oleh kedua Narasumber yang hadir.

“Kegiatan ini  sangat bermanfaat sebab telah memberikan wawasan baru terutama berkaitan dengan materi-materi yang disampaikan kedua Narasumber. saya bersyukur sebab telah menghadirkan Narasumber yang berkompeten dengan kemampuan menyampaikan materi-materi yang berhubungan dengan situasi umat terutama bagaimana menghargai perbedaan, menjadi pribadi yang baik, dan menjadi ibu yang terus berjuang  mencapai harapan hidup yang harmonis” kata ibu Ermelinda Hilda Loe, yang adalah umat atau peserta dalam kegiatan seminar tersebut.

“Kami sangat mengharapkan kegiatan ini terus berlangsung dengan menghadirkan Narasumber yang sama sebab cara menyampaikan materi cepat dimengerti dan efeknya sangat bermanfaat bagi semua umat terutama bagaimana menghadirkan  kesatuan dan keharmonisan dalam kehidupan. ” harapnya