Atapupu, 17 November 2025-Mahasiswa KKN memasuki hari pertama pelaksanaan pelatihan jurnalistik bagi siswa-siswi SMP Katolik St. Petrus Dualilu Atapupu. Kegiatan yang berlangsung pada senin pagi diikuti oleh 18 siswa dari kelas VII, VIII, dan IX, dan kegiatan ini telah dibimbing oleh 11 mahasiswa KKN. Pada pukul 07.45 wita, mahasiswa KKN tiba di sekolah dan disambut baik oleh para guru bersama kepala sekolah Rm. Silvester Bery. dalam sambutannya, Rm. Bery menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa KKN yang bersedia mendampingi siswa dalam pengembangan kemampuan literasi, khususnya di bidang jurnalistik. Ia menegaskan bahwa kemampuan menulis dan kemampuan membuat konten digital, seperti konten YouTube, merupakan kompetensi penting bagi siswa di era teknologi saat ini. “Kami berharap para siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar menulis dan belajar mengolah konten dengan benar. Kegiatan ini bukan hanya menambah pengetahuan, tetapi juga melatih kreativitas dan kedisiplinan, siswa-siswi” ujar Rm. Bery. Setelah usai sambutan, Rm. Bery mengantar para mahasiswa menuju Lab Mipa, tempat pelatihan jurnalistik.
Pelatihan jurnalistik dimulai pada pukul 08.00 wita, Para mahasiswa memperkenalkan diri kepada siswa-siswi dan menjelaskan tujuan serta alur kegiatan pelatihan. Suasana tampak akrab dan penuh antusias, ditandai dengan senyum dan rasa ingin tahu para siswa-siswi yang mengikuti kegiatan tersebut. Pelatihan jurnalistik terbagi dalam dua sesi utama. Sesi pertama berfokus pada pemahaman dasar mengenai jurnalistik. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai pengertian jurnalistik, tujuan jurnalistik, jenis-jenis tulisan jurnalistik, serta nilai penting kebiasaan membaca dan menulis sebagai modal utama seorang penulis. Para siswa kemudian diajak membuat latihan tulisan sederhana, seperti buku harian, pantun, dan puisi. Latihan ini dimaksudkan untuk membangun keberanian siswa dalam mengekspresikan ide secara tertulis dan melatih kepekaan dalam berbahasa yang benar dalam sebuah penulisan.
Pada sesi kedua, pelatihan diarahkan pada teknik penulisan berita. Salah satu peserta mengungkapkan rasa senangnya setelah memahami cara membuat berita. Ia menyampaikan bahwa pendampingan mahasiswa sangat membantu dalam menjelaskan hal-hal yang sebelumnya tidak ia pahami dalam proses menulis jurnalistik. “Saya bersyukur karena kakak-kakak mahasiswa membantu kami mengerti cara
menulis berita dengan benar,”.
Pelatihan jurnalistik hari pertama ditutup dengan pengumpulan hasil tulisan siswa. Tulisan-tulisan tersebut nantinya akan diedit dan dikembangkan lebih lanjut oleh tim KKN untuk kemudian diterbitkan melalui media sosial sebagai wadah publikasi karya siswa. Setelah pengumpulan tulisan, kegiatan dilanjutkan dengan permainan singkat untuk menciptakan suasana santai dan mempererat hubungan antara mahasiswa dan peserta siswa-siswi. Seluruh rangkaian kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama. Setelah pelatihan selesai, para mahasiswa KKN mengadakan evaluasi internal dan menyampaikan laporan kegiatan kepada Rm. Silverius Bery. Evaluasi dilakukan untuk menilai keberhasilan pelatihan serta merancang langkah lanjutan dalam pendampingan jurnalistik selama masa KKN berlangsung. Tim mahasiswa KKN berharap kegiatan yang mereka lakukan dapat memberikan dampak positif bagi pengembangan keterampilan penulisan kepada siswa-siswi. Kemudian melalui kegiatan ini, program KKN Filsafat Unwira diharapkan mampu menjadi media pembelajaran praktis yang menginspirasi siswa untuk berani menulis, berani berkarya, dan memanfaatkan teknologi secara bijak. Dukungan dari pihak sekolah dan semangat siswa menjadi modal penting bagi keberlanjutan kegiatan-kegiatan pendidikan yang serupa di masa mendatang.