Ainiba, Rabu, 19 November 2025-Kelompok Kemah Kerja Bakti Mahasiswa (KKBM) Fakultas Filsafat Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang melaksanakan kegiatan katekese bersama umat di Stasi St. Markus Ainiba, Atapupu. Kegiatan ini berlangsung serentak di tujuh lingkungan dan dipimpin langsung oleh para frater yang juga merupakan mahasiswa selama kegiatan KKBM.
Pemantauan tim media menunjukkan bahwa umat Katolik di setiap lingkungan mengikuti katekese dengan antusias. Partisipasi umat tampak melalui sesi sharing iman, tanggapan, dan berbagai pertanyaan seputar liturgi praktis yang muncul selama proses pendalaman iman berlangsung.
Lingkungan St. Petrus Kalitin Angkat Tema Pertobatan
Di Lingkungan St. Petrus Kalitin, katekese berlangsung dengan tema: “Pertobatan sebagai Jalan Menuju Kehidupan Baru.” Kegiatan dipimpin oleh Fr. Marsel Ama Ki’i, yang menyampaikan materi mengenai makna pertobatan dalam kehidupan iman Katolik. Materi tersebut kemudian diperdalam melalui dialog dan sharing bersama umat. Suasana katekese berlangsung hangat, interaktif, dan partisipatif.
Lingkungan St. Thomas Aquinas Dorong Kesadaran Moral Sosial
Sementara itu, di Lingkungan St. Thomas Aquinas Ainiba, katekese dilaksanakan di rumah Ketua Lingkungan, Bapak Thomas Tanenti, pada pukul 19.30–21.10 WITA. Kegiatan dipimpin oleh Fr. Dicky Della dan dihadiri oleh para mahasiswa, umat dewasa, serta Orang Muda Katolik (OMK). Dalam pemaparan materinya, Fr. Dicky mengajak umat merenungkan merosotnya moralitas sosial sebagai realitas yang membutuhkan pertobatan dan pembaruan hidup. Katekese berlangsung dalam suasana tenang dan reflektif. Kegiatan ditutup dengan kesepakatan untuk melaksanakan aksi nyata berupa pembuatan lubang sampah di samping gereja sebagai tanda pertobatan ekologis dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
Membangun Kesadaran Iman dan Hidup Menggereja
Katekese di tujuh lingkungan Stasi St. Markus Ainiba menjadi bagian penting dari program KKBM Fakultas Filsafat Unwira Kupang. Tujuan utamanya ialah menumbuhkan kesadaran umat tentang pentingnya kehidupan menggereja baik dalam relasi sosial maupun dalam relasi dengan Tuhan.
Melalui pendalaman iman, dialog, serta sesi berbagi (sharing), umat diajak untuk memahami makna pertobatan secara lebih mendalam dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai wujud iman yang hidup. Kegiatan ini juga memperkuat kerja sama pastoral antara mahasiswa yang juga adalah frater, dan umat Stasi St. Markus Ainiba serta memperkaya pengalaman formasi pastoral mahasiswa Fakultas Filsafat Unwira.
Diliput oleh: Darvis Tarung, Dicky Della, Carlos Dhato.