Menjaga Relasi dengan Allah di Tengah Tradisi: Sosialisasi Budaya Tim PKM Fakultas Filsafat Unwira di Desa Kabuna

HALIWEN-Kamis 10 September 2026, Tim PKM bidang budaya Fakultas Filsafat Unwira melaksanakan kegiatan pengabdian dan sosialisasi budaya di kantor desa Kabuna. Sebanyak 114 orang  dari empat lingkungan yaitu lingkungan St. Yosep Haliwen, Sta. Maria Fatima Haliwen, Sta. Veronika Manubure, dan Sta. Elisabeth Railaku atusias dan aktif mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan pengabdian tersebut.

Bapak Adrianus Yoseph Laka S.Pt selaku Kepala Desa Kabuna menyambut baik kedatangan tim PKM tersebut. Bagi beliau, kegiatan bermanfaat seperti ini perlu dipertahankan dari tahun ke tahun agar pemahaman masyarakat tentang cara beradat dan tata hidup masyarakat baik sebagai warga negara maupun warga gereja menjadi lebih bijak dan terarah.

Dalam sesi dialog, Bapak Eli  selaku ketua lingkungan Sta. Maria Fatima mengungkapkan “Berdasarkan kitab kejadian, Persekutuan Allah dengan manusia sudah ada jauh sebelum budaya muncul. Untuk itu relasi dengan budaya tidak boleh melunturkan relasi dengan Allah, melainkan memperkayanya”. Bapak wili dari lingkungan Sta. Maria Fatima juga menambahkan “ternyata ada kecenderungan sentimen dan gengsi dalam tradisi adat, yaitu ketika ada warga atau keluarga yang membawa hewan adat yang lebih besar, di situ ada persaingan untuk menjadi yang lebih berkontribusi. Di sinilah masalah yang dapat menimbulkan kepincangan ekonomi dasar masyarakat”.

Menanggapi itu semua, Rm. Anton selaku narasumber menegaskan bahwa anak-anak muda sekarang harus menjadi agen dari proses pelurusan tradisi agar tidak mempersulit kita dalam berbagai bidang kehidupan, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun spiritual. (Richardus Sonbay)