Mahasiswa KKN Fakultas Filsafat Unwira Kupang Melakukan Pelatihan Jurnalistik dan Sosialisasi Bahaya Bullying di SMAN 3 Atambua

HALIWEN-Kelompok Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Filsafat Unwira Kupang melaksanakan program jurnalistik dan sosialisasi tentang bahaya bullying di SMAN 3 Atambua, pada Rabu, 8 September 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.30-12.10 WITA tersebut merupakan salah satu program kerja yang dirancang oleh kelompok KKN sebagai bagian dari pemenuhan persyaratan akademika perguruan tinggi. Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 40 mahasiswa peserta kelompok KKN yang dibagi ke dalam enam kelas, yakni kelas X A, XB, XIA, XI B, XII A, dan XII B. Masing-masing kelas mendapatkan dua materi utama, yaitu jurnalistik dan bahaya bullying.

Pada bagian  jurnalistik, mahasiswa KKN terlebih dahulu memperkenalkan nama dan juga memberikan kesempatan  kepada para siswa untuk memperkenalkan nama mereka masing-masing. Setelah itu langsung pemaparan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik. Setelah memaparkan materi oleh mahasiswa KKN, para siswa diminta untuk mempraktekkan secara langsung materi yang telah disampaikan dengan membagi mereka ke dalam beberapa kelompok untuk mempraktekkan cara membuat opini dan berita. Sebelumnya kelompok KKN memberikan sejumlah  buku kepada siwa yang tidak memilki buku baru. Hasilnya kemudian dipresentasikan di hadapan teman-teman sekelas.

Setelah sosialisasi mengenai jurnalistik, dilanjutkan kegiatan sosialisasi mengenai bahaya bullying. Dalam sesi tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya keberanian untuk melaporkan tindakan perundungan kepada pihak yang dapat memberikan bantuan.

Dalam sesi diskusi, sejumlah siswa turut membagikan pengalaman mereka terkait bullying. Salah seorang siswi kelas XI mengaku pernah mengalami perundungan, tetapi memilih untuk diam karena merasa takut mendapatkan ancaman dari pelaku. “Lebih baik saya diam karena takut diancam,” ungkap salah seorang siswi dalam sesi diskusi.

Kelompok Kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Filsafat tersebut mendapat respons positif dari pihak SMAN 3 Atambua. Sekolah menilai kehadiran mahasiswa KKN turut mendukung program yang selama ini telah dijalankan oleh para guru dalam upaya mengurangi tindakan bullying di lingkungan sekolah. Salah seorang guru SMAN 3 Atambua, Bapak Jai, mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa Fakultas Filsafat menjadi bagian penting dalam mendukung program sekolah, khususnya dalam memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai bullying dan pentingnya literasi.

“Kehadiran para mahasiswa Fakultas Filsafat hari ini merupakan salah satu bagian untuk mendukung program yang sedang kami jalankan sebagai guru di sekolah ini,” Menurutnya, pada tahun-tahun sebelumnya, bullying di lingkungan sekolah masih dianggap sebagai hal yang biasa. Bahkan, tindakan tersebut terkadang berkembang menjadi kekerasan fisik. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, kasus bullying di sekolah mulai mengalami penurunan.

Bapak Jai menjelaskan bahwa salah satu faktor yang turut berkontribusi terhadap perubahan tersebut adalah program literasi yang secara rutin dilakukan oleh pihak sekolah. Kegiatan literasi dilaksanakan setiap pukul 06.45 WITA sebelum proses kegiatan belajar mengajar (KBM) dimulai.

Baginya, kegiatan literasi sebelum KBM menjadi salah satu wadah untuk membangun kesadaran siswa mengenai tujuan mereka berada di sekolah ini sebagai pelajar. Selain itu, setiap siswa juga mendapatkan guru bimbingan khusus yang dapat membantu mereka dalam menghadapi berbagai persoalan selama berada di lingkungan sekolah. 

Seusai kegiatan pelatihan jurnalistik dan sosialisasi bahaya bullyng, mahasiswa KKN memberikan air minum dan permen kepada siswa-siswi. Tidak hanya itu, sejumlah siswa yang aktif bertanya dan berpartisipasi dalam diskusi juga mendapatkan hadiah berupa  buku dan bulpen. (Fr. Wensislaus Jandi)