Naimbenu-Oeccuse, dalam rangka memeriahkan kegiatan PKM Internasional yang melibatkan para mahasiswa/i dari Fakultas Filsafat Universitas Widya Mandira- Kupang dan ISFIT- Timor Leste, panitia kegiatan mengadakan berbagai macam perlombaan baik di bidang akademik maupun di bidang non-akademik. Kamis, 14 September 2023, terpantau para mahasiswa/i antusias menyaksikan perlombaan catur yang melibatkan pemain-pemain dari kedua universitas tersebut. Dalam lomba kali ini, Fakulas Filsafat Unwira-Kupang mengutus 6 orang yakni Rius Ezra, Valentino Seran, Hans Ronaldo Kowak Pati, Melki seran, Tomi Seke, dan Yunus Kefi; sedangkan ISFIT- Timor Leste hanya mengutus 2 orang yakni Isak Suares dan Fernando Maderra.

Dalam babak penyisihan yang dilangsungkan di aula paroki Numbey-Oecusse ini para peserta lomba dibagi dalam 4 pool yang masing-masingnya terdiri dari 2 orang peserta. Perlombaan di pool A yang mempertemukan Melki seran vs Isak Suares, dimenangkan oleh saudara Isak Suares; sedangkan perlombaan di pool B antara Rius Ezra vs Valentino Seran, dimenangkan oleh Saudara Valentino Seran. Selanjutnya perlombaan di pool C antara Hans Ronaldo Kowak Pati vs Fernando Maderra dimenangkan oleh saudara Hans; dan perlombaan terakhir di pool D antara Yunus Kefi vs Tomi Seke dimenangkan oleh saudara Tomi. Dalam pantauan tim redaksi hari ini, setiap perwakilan dari kedua lembaga terlihat sangat antusias mengikuti perlombaan dan dengan serius berjuang untuk mendapatkan posisi terbaik versi mereka masing-masing.
Setelah babak penyisihan yang cukup alot, 4 wakil dari setiap pool kemudian melangsungkan babak semifinal untuk mencari dua orang terbaik yang akan melangkah ke Final. Hasilnya, dua orang perwakilan dari masing-masing lembaga yaitu Valentino Seran dari fakultas Filsafat dan Isak Suares dari ISFIT Timor Leste berhasil mengalahkan lawan-lawan mereka untuk melangkah ke final. Memasuki babak final, kedua peserta menyajikan permainan yang cukup mengesankan. Masing-masing peserta mengeluarkan kemampuan terbaik untuk mengerahkan taktik yang mematikan bagi lawan. Hasilnya, Isac Suares keluar sebagai juara pertama mengalahkan sang lawan Valentino dari Fakultas Filsafat.

Sebagai informasi, perlombaan catur yang digelar kali ini menjadi pembuka bagi kegiatan-kegiatan non-akademik lainnya antara Fakultas Filsafat dan ISFIT Timor Leste. Selanjutnya berbagai macam perlombaan seperti tenis meja, musikalisasi puisi, sepak bola maupun bola Volly akan digelar di Wini. Salah satu penaggungjawab kegiatan non-akademik, Saudara Mile Lopo dalam wawancaranya dengan tim redaksi menuturkan bahwa kegiatan ini bertujuan bukan untuk mencari siapa yang terhebat ataupun siapa yang menjadi pemenang melainkan untuk menemukan nilai- nilai dan makna yang ada dalam prinsip hidup orang Dawan yakni nekaf mese ansaof mese. Diharapkan, kegiatan ini mampu menumbuhkan semangat sportivitas dan nilai kebersamaan bagi kedua lembaga ini.