Wini- Selasa, 19 September 2023. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teologi kembali terjadi di Paroki St. Fransiskus Xaverius Wini. Yang menjadi kelompok sasaran pada kegiatan pengabdian kali ini adalah para ketua KUB seluruh lingkungan di Paroki Wini. Yang membawakan materi adalah RD Hironimus Pakaeoni dan RD Antonio Quenser. Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Internasional Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang dan Fakultas Filsafat ISFIT Dili. RD Hironimus Pakaenoni sebagai Pemateri I merangkum pembicaraannya di bawah satu tema besar, yakni “Komunitas Umat Basis: Cara Baru Menggereja Berdasarkan Spirit Communio (Eklesiologi Vatikan II) dan Nekaf Mese Ansaof Mese”. Romo Roni menegaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini ialah demi membangun Komunitas Umat Basis tanpa memandang perbedaan suku, budaya, agama dan bahasa. Komunitas Umat Berbasis dalam sebuah paroki merupakan satu kelompok kecil yang menjadi tempat bagi umat untuk bertumbuh dan berkembang bersama dalam iman. Maka, sudah seharusnya hubungan persaudaraan dan persatuan di antara Kelompok Umat Berbasis terus dipelihara dan dikembangkan. Pada posisi inilah gagasan hidup Nekaf Mese Ansaof Mese harus berperan.

Hadir sebagai pembicara kedua adalah RD Antonio Quenser. Mengawali materinya, RD Antonio memaparkan beberapa tantangan yang dihadapi dunia saat ini, termasuk dalam kehidupan Kelompok Umat Berbasis. Beberapa tantangan tersebut di antaranya: krisis kepercayaan, sekularisme & materialisme, konsumerisme, individualisme dan privatisasi, globalisasi yang kuat dan dahsyat serta pastor sentris. Menanggapi beberapa tantangan tersebut, maka timbul satu pertanyaan besar yang perlu dijawab bersama, yakni bagaimana peran Kelompok Umat Berbasis dalam menjaga agar perkembangan iman tidak terhambat. Dalam hal ini, bagaimana kekuatan Kitab Suci yang dihayati dalam kehidupan dapat membawa pembebasan dari berbagai tantangan yang ada. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teologi ini diakhiri dengan diskusi bersama antara para ketua KUB bersama mahasiswa/i Fakultas Filsafat UNWIRA Kupang dan Fakultas Filsafat ISFIT Dili. Tema yang didiskusikan merupakan tema seputar persoalan yang telah diangkat dalam materi yang diberikan oleh kedua pemateri. (MadabboZ.O)