Dr. Frederikus Fios: Konstruksi dan Validasi Pengetahuan AI

0 144

Dr. Frederikus Fios, dalam sesinya sebagai narasumber kedua, memaparkan makalahnya berjudul Konstruksi dan Validasi Pengetahuan AI. Dosen Universitas Bina Nusantara itu menggambarkan kemajuan teknologi yang dicapai manusia termasuk menciptakan mesin berpikir yang disebut AI. Sebagai mesin, AI memang membawa banyak manfaat bagi manusia. Misalnya di bidang industri, kedokteran, pendidikan, media sosial, pemasaran dll.

“Meski demikian, keberadaan AI ini membawa implikasi humanis-etis. Dengan kata lain, ada masalah etika dalam aplikasi AI. Ada banyak hal yang perlu dikritisi. Mesin bebeda dengan manusia.”

Berhadapan dengan implikasi humanis-etis Dr. Frids Fios menawarkan pentingnya validasi terhadap pengetahuan AI. Ada tiga cara untuk melakukan validasi terhadap AI. Pertama, cara validasi statistik untuk menemukan akurasi pengetahuan yang dibuat mesin AI. Kedua, validasi oleh para ahli, yang kompeten di bidangnya, untuk mengecek akurasi pengetahuan yang diberikan AI. Ketiga, validasi oleh manusia, sebagai subjek pengetahuan.

Selain itu, narasumber kedua juga memaparkan kekurangan dari Ai, antara lain AI mengabaikan dimensi pengalaman dan observasi, tidak ada intuisi dan kreativitas humanis, teknik mekanistik tanpa refleksi, serta menciptakan kemalasan berpikir. Untuk itu Dr. Fios menawarkan satu dua pemikiran solutif misalnya perlu adanya matakuliah AI dan Etika dalam kurikulum. Selain itu, Filsafat diperlukan untuk pemaknaan hidup, Filsafat perlu sebagai metode kritis terhadap AI, dan Filsafat perlu berkolaborasi dengan ilmu-ilmu lain.

Comments
Loading...

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More